Mengeluh lagi, g’ syukur apa?
Ng’ ngatuk po?Kurang tidur tiap hari gitu?
Mpe perih nih mata, tiap bangun tidur g ada semangat.
Gue capek, capeeek banget.Rasa-rasanya aku pengen kayak orang-orang biasanya, pulang saat matahari masih bersinar, bisa berkumpul bersama dengan orang-orang terdekat, boleh tidur disaat blm larut pagi, huff …
Sedikit aku ceritakan aku yang sekarang.
Sekarang aku mulai tidak bisa tidur dimalam hari, mulai tidak bisa futsallan lagi, mulai banyak mengkonsumsi nikotin dan angin malam, mulai banyak mengeluarga dana, mulai tidak bisa kuliah lagi, mulai mandiri dan lebih survave.
Aku kehilangan orang-orang yang bisa aku ajak bicara.Hilang, dan lenyap.Saat hal-hal yang sangat baru datang tanpa mau bertoleransi, saat itulah mulai badanku yang sudah tak sesehat dulu terasa. Tulang-tulang sebelah belakang, aduu aduu.
Pusing? Udah g terasa.Yang ada hanyalah bingung, hati tak tenang dan selalu was was.
Stay invist, Only accept the list call
Dibalik itu semua sebuah perjuangan besar harus tetap dilakukan, itu semua baru sebuah awal.Ingatlah suara yang terdengar disetiap pagi hari.
*Setiap langkah ini begitu berarti
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.