PeminangBidadari

beRrrrrgh!!!

July 16, 2009 · Leave a Comment

Di luar sudah kelihatan sangat terik, mungkin bakal semakin hitam Si Imut kalau ikut-ikutan mereka.Di bawah air conditioner yang bersuhu 16 derajat, serasa tetap adem saja, fly away, jadi sleepy.

Udah jam 12.00 ,

Buzz!

Waktu Si Imut tinggal 2 hari lagi, cepetlah berfikir!

Dari semaleman udah ng’ bisa tenang, super gelisah, rokok udah habis banyak. Thousand miles, grkkk grkkk, sampai kaget Si Imut gara-gara ada sms yang masuk. Handphone yang Si Imut taruh di meja tiba-tiba bergetar dengan ringtone khas tanda ada SMS masuk, membuyarkan konsentrasiku dari layar LCD. Di perjalanan pulang tadi pagi, bahkan sampai dirumah, sungguh tidak ada ke-matchan.Di tulang udah sakit semua, setelah perjalanan jauh hampir satu minggu ini.

—-

Pagi itu, “O ya, namanya siapa y?Kok saya lupa, maklum2 :D
Si Imut menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan, dan disambut dengan tangan mungil nan halus itu.Begitu kagetnya Si Imut,entah ini karmakah?dan ternyata punggung tangan Si Imut tiba-tiba dicium diusap dipipinya. Tertegun, kok segitunya ya, rasa hormatnya. :)

“Nama saya … mas, di catet ya, biar besok ngg’ lupa lagi”
“Ngiih “

“Amin”
“Semoga sukses”
“Sebenarnya saya juga pengen minta bantuan Anda”

Udah beberapa hari ini status di FB
“Seberapakah ‘ANDA’ mempercayai ‘SAYA’? :’)”
kayak yang dibilang ama “tongkosong”, bner ada madsut yang tersembunyi.
Sederhana sih madsutnya, pengen tau aj kondisi saat ini kayak apa.Tapi realitanya, kepercayaan orang-orang udah ZERO SUGAR, parah to?
Ya udah, berarti saat ini bukan saatnya untuk meminta bantuan oranglain, toh pasti itu sangatlah sulit. “Iklas Mut“. Tapi akhirnya menyerah juga, penuh rasa malu dan pada dasarnya hanyalah mengundurkan waktu aj.

“Terima kasih sebelumnya”
“Ngg’, saya ngg’ mau”
“Kita profesional aj” :sambil menahan sesuatu:

Ah…, lega rasanya.

Categories: Uncategorized

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment