PeminangBidadari

Entries from September 2008

Falsafah 5 [ lima ] jari

September 20, 2008 · Leave a Comment

1. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.
2. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.
3. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut
jari telunjuk.
4. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar
sehingga diberi hadiah cincin.
5. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf
(ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling sentuh jari kelingking?) .
Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).

Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?

Falsafah ini sederhana namun sangat berarti. Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk rsatu, saling menyayangi, saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh. Sudahkah kasih sayang Anda hari ini bertambah.

cemplia.page.tl

Categories: story

Clearing the console

September 7, 2008 · 2 Comments

7.3 – Clearing the console each time a user logs out.
To do this you must add a line in /etc/gettytab(5). Change the current section:

P|Pc|Pc console:\
:np:sp#9600:

adding the line “:cl=\E[H\E[2J:” at the end, so that it ends up looking like this:

P|Pc|Pc console:\
:np:sp#9600:\
:cl=\E[H\E[2J:

Seperti terori di atas :

Harusnya setelah bangun dari tidur, mimpi itu tak lagi diingat. Boleh dikata “itu cuman bunga orang yang sedang kelelahan”.
Tiba2 kamu membuka jilbabmu, tak tampak seperti biasanya, sekarang kamu tampak kurus sekali (malam itu, saat aku melihatmu tanpa jilbab, nggk sekurus gini).
Sudah cukup lama aku tak berjumpa denganmu. Saat melepas jilbabmu, kamu marah-marah tak karuan, kemudian diikuti keluarnya air mata yang terus dan terus menetes.
Malam itu, aku benar-benar nggk bisa ngomong apa-apa. Aku mencoba menenangkanmu, tapi apa daya. Kaos, merah mudamu itu sangat selaras dengan keadaan malam itu.Saat kau menangis, tiba-tiba handphoneku berdering.
Sudah kuduga, ternyata seorang yang tak seharusnya, justru muncul di layar handphoneku.
“Halo, haloo, halo…..”
“…”
“Halo…”
Mana suaramu??Match banget.Ku mencoba mengambil sedikit conclusion.O, begini to.Ya sudah, aku hanya bisa diam.

***

Syukurlah, siang itu aku masih melihatmu tersenyum.
Dan aku, off lagi sampai pagi ini.

Categories: net